You are now viewing English version of Mark Design. Do you want to view the Indonesian version?
29 November 2018
SEO Article
Setahun yang lalu, Indonesia kembali diterpa kabar miring (Hoax). Kali ini Garam Sumatraco yang menjadi korban dibalik berita yang mengatakan bahwa garam Sumatraco yang beredar di pasaran mengandung campuran kaca. Berita seperti ini mungkin sangat meresahkan masyarakat Indonesia sebagai konsumen yang menggunakan garam Sumatraco sebagai bahan masakan yang selalu digunakan setiap saat. Apalagi PT Sumatraco Langgeng Makmur, juga berimbas negatif atas beredar nya berita Hoax ini.
PT Sumatraco Langgeng Makmur selaku pemegang garam merk Kerapan Sapi dan Sarcil, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jawa Timur pada tanggal 18 Agustus 2017 lalu. PT Sumatraco melaporkan akun di media sosial yang menyebarkan informasi hingga viral tentang produk garam dari perusahaan kami yang bercampur kaca. PT Sumatraco melaporkan sebuah pemilik akun facebook atas nama Farhan Syamla, Ryski Setiawan, All Makeir, dan lain lain. Beberapa akun ini menyebarkan Hoax bahwa garam Sumatraco dengan merek Kerapan Sapi dan Sarcil ini adalah garam yang mengandung kaca.
Bagus Teguh Santoso, selaku pengacara dari PT Sumatraco menegaskan dalam jumpa pers dengan media saat itu, kabar Hoax di media sosial yang disebarkan beberapa akun tersebut adalah tidak benar. Dan untuk mengklarifikasi kabar tersebut, pihak kami (PT Sumatraco) telah melakukan koordinasi dengan Sucofindo, Badan Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BPOM) Surabaya, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim hingga Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur.
Tinggalkan kontak Anda di bawah, dan kami akan meresponnya segera.